, Philippines
619 views
Ayala Triangle Gardens, where BPI's Head Office is now located. Photo as of June 2023 from Lobien Group website.

BPI Private Wealth menargetkan menggandakan aset dan menguasai 25% pasar HNW lokal

CEO Maria Theresa Marcial mengatakan mereka menargetkan AUM senilai US$53 miliar pada 2026.

Bank tertua di Filipina ini bertujuan untuk menggandakan aset yang dikelolanya bagi kalangan super-kaya dan meraih pangsa pasar 25% dalam pasar manajemen kekayaan yang berkembang di Filipina untuk dua tahun ke depan.

Kepada wartawan, presiden dan CEO BPI Private Wealth, Maria Theresa Marcial, mengatakan  mereka menargetkan aset yang dikelola (AUM) sekitar US$53,3 miliar (PHP3 triliun) pada 2026. Angka itu lebih besar  dua kali lipat dari US$21 miliar (PHP1,22 triliun) yang mereka kelola saat ini.

Marcial mengungkapkan adanya peluang dengan bertambahnya jumlah individu high net worth (HNW) di Filipina, di mana mereka yang memiliki aset sebesar US$1 juta atau lebih, diperkirakan akan tumbuh menjadi 32.000 pada 2026 dari yang sebanyak 18.000 pada 2021.

Jumlah individu ultra high net worth (UHNW) Filipina, atau mereka yang memiliki aset lebih dari US$30 juta, diperkirakan akan tetap sedikit dengan hanya sekitar 440 orang pada 2026. Namun, ini masih merupakan lonjakan besar dari hanya 313 individu UHNW di Filipina pada di 2021.

"Kami mengharapkan pertumbuhan yang kuat di segmen ini," kata Marcial. "Tema utama [di pasar] adalah meningkatnya kekayaan... ini tidak hanya berasal dari kalangan kaya lama, tapi kami melihat semakin banyak orang mencapai tingkat kekayaan ini."

Pada 2024, BPI Private Wealth dilaporkan telah menguasai 25% pasar UHNW, dan berencana meningkatkan jumlah nasabah HNW dengan tujuan menjadi bank pilihan bagi 25% dari segmen ini.

ALSO READ: Mizuho, BPI renew business cooperation agreement

Membangun warisan

Marcial menyoroti peran yang diharapkan BPI Private Wealth dalam kehidupan klien mereka: tidak hanya mengelola investasi, tetapi juga membantu mempersiapkan anak dan cucu mereka dalam menjaga kekayaan lintas generasi.

Perencanaan warisan menjadi tantangan utama bagi klien HNW, menurut Atty. Gail Totanes, head wealth planning di BPI Private Wealth.

“Mereka begitu sibuk dengan bisnis dan karier mereka, sehingga perencanaan warisan dan transisi kekayaan ke generasi berikutnya sering terabaikan,” kata Totanes.

Ini bukan hanya soal menjaga kekayaan, tetapi juga menjaga hubungan dengan nasabah.

Marcial juga mencatat potensi untuk memanfaatkan ekosistem yang lebih luas, yang tidak hanya melibatkan manajemen kekayaan, tetapi juga bisnis nasabah yang dapat memanfaatkan layanan non-kekayaan lain yang ditawarkan oleh BPI.

“Kami memanfaatkan peluang potensial bagi bisnis mereka,” kata Marcial.

BPI mengadakan seminar dan pelajaran untuk membantuanak dan cucu dari UHNW dan HNW dalam mengelola keuangan dan kekayaan mereka di masa depan.

Di antara acara yang mereka adakan adalah Signature Yacht Race series, dengan empat perlombaan yang berlangsung di Pulau Corregidor, Busuanga, Boracay, dan Subic antara 2023 hingga 2024.

ALSO READ: BPI eyes shifting branch agent role from transactions to advisory: exec

Wealth loans

Meskipun nasabah utama BPI Private Wealth termasuk dalam kalangan elit dalam hal aset, mereka masih membutuhkan likuiditas yang cepat. Misalnya, untuk membeli properti yang sangat diinginkan dalam waktu singkat.

Untuk memenuhi kebutuhan likuiditas para nasabah kaya, BPI Private Wealth meluncurkan "Wealth Loans." Dikenal sebagai yang pertama di pasar, pinjaman ini didukung oleh investasi pribadi klien mereka. Ini memungkinkan klien untuk mendapatkan dana yang mereka butuhkan tanpa harus melikuidasi aset mereka.

Dibandingkan dengan pinjaman ritel umum, wealth loans ini disesuaikan secara khusus untuk setiap nasabah dan menawarkan suku bunga serta tenor yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan individu mereka.

BPI Private Wealth menerapkan model portofolio diskresioner, dengan strategi investasi yang disesuaikan berdasarkan tujuan klien, apakah untuk mempertahankan kekayaan, menghasilkan pendapatan, atau pertumbuhan modal.

Bantuan juga diberikan BPI terkait masalah hukum, manajemen properti, bantuan investasi, serta dalam menavigasi pajak dan struktur pemerintah lainnya.

(US$1 = PHP56.18)

Bank dan perusahaan asuransi ubah strategi aplikasi demi menjawab kebutuhan nyata pengguna

OCBC, Astra Life, BTN, dan ACA kini lebih menekankan kegunaan dan relevansi dibanding ambisi menjadi super app.

Kepercayaan kredit di Filipina tertahan di tengah kekhawatiran fraud

Nasabah menilai kartu kredit dan pinjaman pribadi sebagai produk berisiko.

Nasabah wealth beralih ke private market demi imbal hasil lebih tinggi

Perusahaan teknologi AS menjadi pendorong utama minat investasi, kata firma wealth digital StashAway.

CEO ZA Bank pertegas fokus pada wealth management dan aset digital

Bank digital ini berencana meluncurkan layanan perdagangan saham Hong Kong pada akhir tahun.

Hong Kong longgarkan aturan berbagi informasi untuk berantas fraud perbankan

Perubahan aturan ini memungkinkan bank berbagi data lebih luas tanpa khawatir risiko hukum.

GXS Bank perluas pembiayaan UMKM setelah akuisisi Validus

Bank digital ini juga membidik merchant Grab dan pelanggan Singtel untuk ekspansi pembiayaan.

BofA: Perusahaan ingin pembayaran lintas negara tanpa kerumitan teknologi

Koridor bilateral dinilai menciptakan tantangan baru meski menawarkan solusi.

Perusahaan kurangi penggunaan dokumen kertas, dorong percepatan transformasi trade finance

Onboarding yang cepat memungkinkan perusahaan beradaptasi lebih lincah saat perubahan tarif memaksa pergeseran pasar pemasok.

Bagaimana tokenisasi mengubah solusi manajemen kas?

HSBC dan Citi memungkinkan transfer dana 24/7 melalui teknologi ini.

Bank-bank Hong Kong kehilangan talenta terbaik akibat proses rekrutmen yang terlalu panjang

Perekrutan naik 2,5% di 15 bank berdasarkan survei tahunan Asian Banking & Finance.