, Philippines
393 views
BPI CEO and President TG Limcaoco (left) talks with ABF editor-in-chief Timothy Charlton during a fireside chat at the ABF Forum 2023 held at Shangrila The Fort, Manila on October 3, 2023.

Eksekutif: BPI berencana mengalihkan peran agen cabang dari transaksi menjadi penasihat

Presiden dan CEO TG Limcaoco mengatakan bahwa BPI ingin agen cabang mereka menghabiskan 70% waktunya untuk memberikan nasihat kepada klien.

Bank of the Philippines Islands (BPI) berupaya mengubah peran jaringan cabangnya dari pusat berbasis transaksi menjadi pusat konsultasi bagi nasabahnya.

Berbicara kepada peserta Asian Banking & Finance Forum yang diadakan di Shangri La The Fort di Manila, Presiden dan CEO BPI Jose Teodoro “TG” Limcaoco menyampaikan rencana untuk mengubah peran agen cabangnya: dari 70% waktu kerja mereka terfokus pada memproses transaksi, yaitu pembayaran, penyetoran, dan layanan perbankan cabang tradisional lainnya menjadi 70% dari waktu yang dialokasikan untuk konsultasi.

“Kami tidak menyerahkan wilayah [di perbankan cabang],” kata Limcaoco, berbicara di acara fireside chat dengan pemimpin redaksi ABF Tim Charlton. Sebaliknya, mereka ingin “merasionalisasi” jaringan cabang mereka, katanya.

BPI, yang merupakan bank tertua di Asia Tenggara, memiliki lebih dari 860 cabang di seluruh Filipina.

Bank-bank di seluruh Asia telah lama menyebut pengelolaan kekayaan dan konsultasi kekayaan sebagai kunci untuk meningkatkan jumlah biaya mereka, di tengah meningkatnya pendapatan segmen masyarakat kaya dan masyarakat kaya.

Kumpulan kekayaan dari kelompok ini  yang didefinisikan sebagai rumah tangga dengan aset yang dapat diinvestasikan sebesar $100.000 hingga $1 juta diproyeksikan menjadi $4,7 triliun pada 2026, menurut laporan McKinsey & Company.

Jumlah ini setara dengan kumpulan pendapatan sebesar $20 miliar hingga $25 miliar yang dapat dimanfaatkan oleh bank dan manajer kekayaan selama tiga tahun ke depan, kata perusahaan konsultan manajemen tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan Asian Banking & Finance awal tahun ini, Limcaoco menegaskan kembali perlunya mengubah budaya di dalam bank agar berhasil di era modern yang berfokus pada digital, sebuah fakta yang ditegaskan kembali oleh Limcaoco dalam obrolan singkatnya di forum ABF Manila .

Semua ini, menciptakan kembali operasional cabang dan budaya perusahaan yang diharapkan dapat membantu BPI semakin dekat dengan tujuannya untuk menerima 50 juta klien, kata Limcaoco.

Follow the link for more news on

Bank dan perusahaan asuransi ubah strategi aplikasi demi menjawab kebutuhan nyata pengguna

OCBC, Astra Life, BTN, dan ACA kini lebih menekankan kegunaan dan relevansi dibanding ambisi menjadi super app.

Kepercayaan kredit di Filipina tertahan di tengah kekhawatiran fraud

Nasabah menilai kartu kredit dan pinjaman pribadi sebagai produk berisiko.

Nasabah wealth beralih ke private market demi imbal hasil lebih tinggi

Perusahaan teknologi AS menjadi pendorong utama minat investasi, kata firma wealth digital StashAway.

CEO ZA Bank pertegas fokus pada wealth management dan aset digital

Bank digital ini berencana meluncurkan layanan perdagangan saham Hong Kong pada akhir tahun.

Hong Kong longgarkan aturan berbagi informasi untuk berantas fraud perbankan

Perubahan aturan ini memungkinkan bank berbagi data lebih luas tanpa khawatir risiko hukum.

GXS Bank perluas pembiayaan UMKM setelah akuisisi Validus

Bank digital ini juga membidik merchant Grab dan pelanggan Singtel untuk ekspansi pembiayaan.

BofA: Perusahaan ingin pembayaran lintas negara tanpa kerumitan teknologi

Koridor bilateral dinilai menciptakan tantangan baru meski menawarkan solusi.

Perusahaan kurangi penggunaan dokumen kertas, dorong percepatan transformasi trade finance

Onboarding yang cepat memungkinkan perusahaan beradaptasi lebih lincah saat perubahan tarif memaksa pergeseran pasar pemasok.

Bagaimana tokenisasi mengubah solusi manajemen kas?

HSBC dan Citi memungkinkan transfer dana 24/7 melalui teknologi ini.

Bank-bank Hong Kong kehilangan talenta terbaik akibat proses rekrutmen yang terlalu panjang

Perekrutan naik 2,5% di 15 bank berdasarkan survei tahunan Asian Banking & Finance.