, Indonesia
106 views
Photo courtesy of Adrian Pranata.

Fitch: Pasar sukuk Malaysia dan Indonesia akan melambat dalam waktu dekat

Issuance di pasar utama, yang mencakup kedua negara, turun 14,4% di Q3.

Menurut Fitch Ratings, aktivitas pasar sukuk di Malaysia dan Indonesia akan melambat dalam waktu dekat di tengah volatilitas pasar yang berkelanjutan.

Penerbitan sukuk di pasar utama, yang meliputi Indonesia, Malaysia, GCC, Turki, dan Pakistan turun 14,4% di Q3, bersamaan dengan penerbitan obligasi yang juga turun 14,1%.

Fitch mengatakan bahwa kenaikan suku bunga, harga minyak yang tinggi, peristiwa geopolitik yang sedang berlangsung, dan utang pasar negara berkembang yang lebih rendah akan berkontribusi pada penurunan dalam waktu dekat.

Pipeline sukuk berkembang di belakang layar, dan menunggu kondisi pasar yang tepat, meskipun ada penurunan dalam penerbitan pada kuartal terakhir,” kata Bashar Al-Natoor, global head of Islamic Finance Fitch Ratings.

ALSO READ: ESG-linked sukuk issuance treads an upward path

Meskipun negara-negara pengekspor minyak baru-baru ini diuntungkan dari harga minyak yang tinggi, mereka masih membutuhkan pendanaan dalam jangka menengah hingga panjang untuk memenuhi berbagai strategi mereka. Namun, negara-negara pengimpor minyak akan membutuhkan sumber pendanaan ini sementara volatilitas global tetap ada,” kata Al-Natoor menambahkan.

Meskipun akan ada perlambatan, permintaan sukuk akan tetap utuh berkat bank syariah, investor tradisional sukuk, yang likuiditasnya akan terangkat oleh harga minyak.

Selanjutnya, rencana diversifikasi pendanaan lintas sektor, jatuh tempo utang yang akan datang, dan jatuh tempo pasar modal utang domestik di negara-negara tertentu akan terus mendorong penerbitan sukuk, kata Fitch.

Follow the link s for more news on

Bank dan perusahaan asuransi ubah strategi aplikasi demi menjawab kebutuhan nyata pengguna

OCBC, Astra Life, BTN, dan ACA kini lebih menekankan kegunaan dan relevansi dibanding ambisi menjadi super app.

Kepercayaan kredit di Filipina tertahan di tengah kekhawatiran fraud

Nasabah menilai kartu kredit dan pinjaman pribadi sebagai produk berisiko.

Nasabah wealth beralih ke private market demi imbal hasil lebih tinggi

Perusahaan teknologi AS menjadi pendorong utama minat investasi, kata firma wealth digital StashAway.

CEO ZA Bank pertegas fokus pada wealth management dan aset digital

Bank digital ini berencana meluncurkan layanan perdagangan saham Hong Kong pada akhir tahun.

Hong Kong longgarkan aturan berbagi informasi untuk berantas fraud perbankan

Perubahan aturan ini memungkinkan bank berbagi data lebih luas tanpa khawatir risiko hukum.

GXS Bank perluas pembiayaan UMKM setelah akuisisi Validus

Bank digital ini juga membidik merchant Grab dan pelanggan Singtel untuk ekspansi pembiayaan.

BofA: Perusahaan ingin pembayaran lintas negara tanpa kerumitan teknologi

Koridor bilateral dinilai menciptakan tantangan baru meski menawarkan solusi.

Perusahaan kurangi penggunaan dokumen kertas, dorong percepatan transformasi trade finance

Onboarding yang cepat memungkinkan perusahaan beradaptasi lebih lincah saat perubahan tarif memaksa pergeseran pasar pemasok.

Bagaimana tokenisasi mengubah solusi manajemen kas?

HSBC dan Citi memungkinkan transfer dana 24/7 melalui teknologi ini.

Bank-bank Hong Kong kehilangan talenta terbaik akibat proses rekrutmen yang terlalu panjang

Perekrutan naik 2,5% di 15 bank berdasarkan survei tahunan Asian Banking & Finance.