, Indonesia
331 views

Investasi fintech Indonesia mencapai rekor tertinggi di semester pertama

Payment gateway Xendit mengumpulkan $300 juta dalam pendanaan Seri D untuk membantu menaikkan angka.

Investasi fintech di Indonesia diperkirakan akan meningkat pada 2022, melawan tren investasi fintech global yang menunjukkan penurunan signifikan dalam pendanaan tahun ini.

Nilai investasi di Indonesia dalam paruh pertama tahun ini saja telah melampaui tahun sebelumnya, dengan $1,8 miliar dilaporkan di 51 transaksi pada 2022. Sebagai perbandingan, investasi $1,6 miliar diterima oleh fintech Indonesia untuk setahun penuh di 2021.

Payment gateway Xendit mencatat kesepakatan terbesar di H1, mengumpulkan $300 juta untuk pendanaan Seri D, dipimpin oleh Coatue dan Insight Partners. Untuk setahun penuh, investasi fintech Indonesia diperkirakan akan mencapai $3,6 miliar, sementara aktivitas kesepakatan di negara ini diperkirakan akan meningkat sedikit sebesar 5% mencapai 102 kesepakatan di 2022.

Pertumbuhan itu kontras dengan pendanaan fintech global. Secara global, investasi turun 24% dari kuartal1 ke kuartal2.

Salah satu pasar yang terpengaruh oleh tren global adalah Australia, yang melihat investasi fintech anjlok 75% dari kuartal1 ke kuartal kedua.

Follow the links for more news on

Bagaimana aturan baru Cina tentang klasifikasi aset akan mempengaruhi bank?

Langkah-langkah baru  ini memperluas klasifikasi risiko aset bank.

3 prinsip yang memandu Bank Aladin Syariah dalam menjaring segmen nasabah Indonesia

Dalam setahun, bank syariah digital tersebut berhasil melewati penetrasi rendah dengan mencatatkan 1,7 juta nasabah dan kini menargetkan pertumbuhan berkali-kali lipat pada akhir 2023.

Bankir di Hong Kong menghadapi pasar perekrutan yang lambat, serta PHK

Orang dalam industri mengungkapkan bagaimana bank investasi memprioritaskan efisiensi biaya dan produktivitas daripada mempekerjakan karyawan baru.

AT1 write-down 'dapat diabaikan' ke bank-bank Asia Pasifik, tetapi haruskah mereka tetap khawatir?

Analis mengatakan bank-bank Asia Pasifik tidak akan terkena dampak langsung dari bank Swiss tetapi harus mengawasi regulator.

Fintech Singapura Volopay menargetkan pendapatan tiga kali lipat pada Juni 2024

Bangkit mengatasi pandemi, berbagai peraturan, dan tantangan talenta, Volopay menetapkan tujuan yang ambisius untuk memperluas operasional mereka.

1 dari 5 pinjaman rumah, renovasi, dan mobil OCBC sekarang merupakan pinjaman hijau

Bank Singapura telah memberikan lebih dari S$3,5 miliar pinjaman hijau dalam dua tahun dan menargetkan pertumbuhan 10% pada 2023.

DANA menjembatani kesenjangan finansial di Indonesia

Dompet digital DANA memberdayakan para unbanked dan underbanked di Indonesia dan kini  mencatat jumlah pengguna sebanyak 135 juta.

Apakah bank digital gagal mendisrupsi?

Sebagian besar menjadi pemain yang niche, namun tetap melayani tujuan peraturan mereka, kata associate partner McKinsey Hernán Gerson.

Bank masih tertinggal dalam sasaran energi nol bersih

Hanya 7% dari pembiayaan terkait energi yang diberikan oleh bank antara 2016 hingga 2022 yang disalurkan ke proyek energi ramah lingkungan.

Bank BTN Indonesia menunjuk Nixon LP Napitupulu sebagai CEO

Mereka juga telah memutuskan bahwa 20% dari laba bersih 2022 akan digunakan sebagai dividen.