, Indonesia
235 views

Investasi fintech Indonesia mencapai rekor tertinggi di semester pertama

Payment gateway Xendit mengumpulkan $300 juta dalam pendanaan Seri D untuk membantu menaikkan angka.

Investasi fintech di Indonesia diperkirakan akan meningkat pada 2022, melawan tren investasi fintech global yang menunjukkan penurunan signifikan dalam pendanaan tahun ini.

Nilai investasi di Indonesia dalam paruh pertama tahun ini saja telah melampaui tahun sebelumnya, dengan $1,8 miliar dilaporkan di 51 transaksi pada 2022. Sebagai perbandingan, investasi $1,6 miliar diterima oleh fintech Indonesia untuk setahun penuh di 2021.

Payment gateway Xendit mencatat kesepakatan terbesar di H1, mengumpulkan $300 juta untuk pendanaan Seri D, dipimpin oleh Coatue dan Insight Partners. Untuk setahun penuh, investasi fintech Indonesia diperkirakan akan mencapai $3,6 miliar, sementara aktivitas kesepakatan di negara ini diperkirakan akan meningkat sedikit sebesar 5% mencapai 102 kesepakatan di 2022.

Pertumbuhan itu kontras dengan pendanaan fintech global. Secara global, investasi turun 24% dari kuartal1 ke kuartal2.

Salah satu pasar yang terpengaruh oleh tren global adalah Australia, yang melihat investasi fintech anjlok 75% dari kuartal1 ke kuartal kedua.

Follow the links for more news on

Bagaimana GCash menyudutkan ekonomi 'sachet' Filipina

Aplikasi ini memiliki lebih dari 66 juta pengguna di negara berpenduduk lebih dari 111 juta.

Mengapa platform hybrid adalah jawaban atas kesulitan yang dialami penasihat digital bank

Nasabah mencari confidence dan clarity dari penasihat keuangan.

Mayank Dutt dari Mastercard: Pengalaman yang bermakna, kesehatan sebagai pilar utama kembalinya perjalanan

Pemegang kartu Mastercard dengan portofolionya yang kaya dapat mengakses program kesehatan saat bepergian.

Personalisasi brand baru yang membentuk perjalanan perbankan digital Citi

Nasabah menginginkan opsi, tetapi itu perlu kurasi, kata Nilesh Kumar dari Citibank.

Pendanaan Fintech melambat karena hype digital yang didorong oleh COVID semakin memudar

Valuasi saham teknologi, baik publik maupun swasta, turun 60%, kata para analis.

Bagaimana superapp mengubah lanskap perbankan digital?

Di masa yang akan datang, one-stop-shop akan menjadi gaya hidup nasabah perbankan.

Fitch: Pasar sukuk Malaysia dan Indonesia akan melambat dalam waktu dekat

Issuance di pasar utama, yang mencakup kedua negara, turun 14,4% di Q3.

CIMB Niaga meningkatkan perannya di tengah tren digital banking melalui Super App OCTO Mobile

OCTO Mobile by CIMB Niaga kini melayani 2,7 juta pengguna dan mengalami peningkatan transaksi tahunan sebesar 130,5%.

Toh Su Mei dari ANEXT Bank bercerita tentang bagaimana menjadi yang terdepan dalam memenuhi kebutuhan UKM

CEO bank digital terbaru Singapura berbicara tentang mengapa bank merasa sulit untuk memenuhi kebutuhan UKM, dan mengapa bank digital adalah jawabannya.

UNO Digital Bank menargetkan menjadi bank virtual terdepan di Filipina

CEO Manish Bhai mengatakan mereka ingin menjadi yang pertama dalam memenuhi kebutuhan keuangan nasabah Filipina.