, Malaysia
1255 views
Photo by Steve Johnson via Unsplash.

Bagaimana CIMB menggunakan otomasi untuk meningkatkan produktivitas karyawan

CIMB mengotomatisasi 10 proses pada 2023, yang setara dengan penghematan 17.000 jam kerja.

Menghapus tugas-tugas repetitif dari pekerjaan staf bank dapat membuat waktu penyelesaian menjadi 90% lebih cepat dan otomasi proses robotik (RPA) dapat mewujudkan hal ini.

"Banyak tugas repetitif yang kami lakukan yang menghabiskan banyak waktu kami. Dan RPA dirancang untuk mengotomatisasi tugas-tugas ini dan menyelesaikannya dengan cara yang lebih cepat dan lebih akurat, sehingga meningkatkan efisiensi," kata Khairul Rifaie, Chief Financial Officer (CFO) Grup CIMB, kepada peserta forum Asian Banking & Finance di Kuala Lumpur.

RPA sangat efektif dalam mengisi tugas-tugas "repetitif" ini karena dirancang untuk mengeksekusi proses bisnis berbasis aturan, meniru atau menyalin proses manusia atau tugas manual. Ini membebaskan manusia untuk melakukan pekerjaan yang bernilai tambah.

Rifaie menyebutkan bahwa RPA membantu meningkatkan produktivitas staf sebesar 35% hingga 50%.

“Ini dapat mengurangi hingga 90% waktu penyelesaian dan juga mengurangi penanganan pekerjaan itu sendiri hampir 40%,” kata Rifaie.

RPA juga meningkatkan responsivitas, terutama dalam mengurangi keterlambatan panjang yang terkait dengan tugas manual dan merespons nasabah.

“Dalam proses manual, ada risiko kesalahan yang signifikan yang muncul dari proses manual tersebut. Dengan robot yang diprogram untuk melakukan tugas tertentu, prosesnya menjadi sangat tepat dan secara signifikan mengurangi kesalahan, memberikan kenyamanan dan jaminan yang substansial dalam kualitas pengiriman kami,” kata Rifaie.

“Proses manual juga menyebabkan banyak alur kerja yang rumit dan sangat sulit untuk dilacak. Sementara itu, dengan mengadopsi RPA, prosesnya akan jauh lebih terstruktur, lebih mudah dilacak, dan lebih sederhana,” tambahnya.

CIMB, untuk bagiannya, telah memigrasikan hampir 23 proses dalam bank untuk menggunakan RPA antara 2018 dan 2022.

“Tahun lalu kami memiliki proyek khusus tentang RPA SLE 1.0 di mana kami mengotomatisasi 10 proses baru yang mengarah pada penghematan atau penghindaran waktu sekitar 17.000 jam kerja,” kata Rifaie.

Untuk 2024, CIMB berencana untuk memigrasikan 20 proses baru. Bank memperkirakan bahwa akan menghemat 13.000 jam kerja ketika diimplementasikan.

Tahun depan, Rifaie mengatakan bahwa CIMB bertujuan untuk mengotomatisasi 32 proses.

 

Bank dan perusahaan asuransi ubah strategi aplikasi demi menjawab kebutuhan nyata pengguna

OCBC, Astra Life, BTN, dan ACA kini lebih menekankan kegunaan dan relevansi dibanding ambisi menjadi super app.

Kepercayaan kredit di Filipina tertahan di tengah kekhawatiran fraud

Nasabah menilai kartu kredit dan pinjaman pribadi sebagai produk berisiko.

Nasabah wealth beralih ke private market demi imbal hasil lebih tinggi

Perusahaan teknologi AS menjadi pendorong utama minat investasi, kata firma wealth digital StashAway.

CEO ZA Bank pertegas fokus pada wealth management dan aset digital

Bank digital ini berencana meluncurkan layanan perdagangan saham Hong Kong pada akhir tahun.

Hong Kong longgarkan aturan berbagi informasi untuk berantas fraud perbankan

Perubahan aturan ini memungkinkan bank berbagi data lebih luas tanpa khawatir risiko hukum.

GXS Bank perluas pembiayaan UMKM setelah akuisisi Validus

Bank digital ini juga membidik merchant Grab dan pelanggan Singtel untuk ekspansi pembiayaan.

BofA: Perusahaan ingin pembayaran lintas negara tanpa kerumitan teknologi

Koridor bilateral dinilai menciptakan tantangan baru meski menawarkan solusi.

Perusahaan kurangi penggunaan dokumen kertas, dorong percepatan transformasi trade finance

Onboarding yang cepat memungkinkan perusahaan beradaptasi lebih lincah saat perubahan tarif memaksa pergeseran pasar pemasok.

Bagaimana tokenisasi mengubah solusi manajemen kas?

HSBC dan Citi memungkinkan transfer dana 24/7 melalui teknologi ini.

Bank-bank Hong Kong kehilangan talenta terbaik akibat proses rekrutmen yang terlalu panjang

Perekrutan naik 2,5% di 15 bank berdasarkan survei tahunan Asian Banking & Finance.