330 views

Ambisi Citi Global Wealth didunia perbankan

Fabio Fontainha, Co-head Citi Global Wealth Asia Pasific  (APAC) memaparakan tujuan Citi,, termasuk menggelontorkan $ 150b AUM di seluruh waralaba APAC dalam waktu empat tahun.

Pada bulan Januari, Citi mengumumkan pembentukan Citi Global Wealth (CGW), menggabungkan bisnis Bank Swasta dan wealth consumer di bawah satu bendera dalam kepemimpinan mantan global head of investor sales and relationship management nya, Jim O'Donnell. Di Asia, jabatan kepala diberikan kepada mantan kepala ritel, Fabio Fontainha, dan kepala bank swasta, Steven Lo.

Dengan sekitar US $ 300b dalam aset yang dikelola (AUM) Citi sudah berada di antara tiga manajer teratas di APAC dimana Fontainha dan Lo telah ditugaskan untuk mendorong Citi mempertahankan dan bahkan melampaui posisinya sebagai salah satu manajer top di Asia (diluar Jepang) yang membanggakan dengan wealth market sebesar $ 42t.

"Asia adalah sumber pertumbuhan penting bagi perusahaan kami. Ini adalah sumber peningkatan pendapatan Citi; dan area di mana kita melihat inovasi terjadi begitu cepat. Kami juga percaya bahwa strategi global wealth kami akan menguatkan posisi kami di Asia, " kata Fabio Fontainha, co-Head Citi Global Wealth, Asia Pasifik, kepada Asian Banking & Finance dalam sebuah wawancara eksklusif. "Kita dapat berinvestasi di sini dan membawa ide-ide sukses ke bagian lain di perusahaan untuk mendorong perubahan dan untuk mendukung transformasi bank kita."

Sasaran Citi termasuk menambahkan lebih dari US $ 150b AUM di seluruh waralaba APAC pada tahun 2025. Rencana perekrutan juga sedang berlangsung dengan ratusan profesional baru bergabung dengan Citi APAC sebagai bagian dari target menambah 2.300 profesional di bank, 1.100 di antaranya adalah relationship managers dan private bankers.

Dalam wawancara pertamanya sejak menjabat sebagai co-Head, Fontainha menyampaikan visinya terkait banks wealth business di Asia.
 

Apa harapan Citi Global Wealth di Asia?

"Latar belakang industri yang menguntungkan telah menetapkan panggung bagi Citi yang menggandakan wealth management. Kekayaan global tumbuh dengan kecepatan lebih dari 5% selama dua dekade terakhir, dengan Asia tumbuh tercepat di 11% pada periode yang sama, didorong oleh Cina.

"Peluang tersedia di semua segmen, mulai dari yang kaya hingga kekayaan bersih yang sangat tinggi. Dengan jaringan yang kami miliki, maka kami maksimalkan kekuatan tersebut di wilayah di mana kami memiliki platform yang unik.

"Kami memiliki hak istimewa untuk melayani klien kami di Asia selama beberapa dekade. Visi kami sekarang adalah untuk lebih meningkatkan merek Citi dan strategi CGW difokuskan pada memberikan jaringan global perusahaan, advisor dan konten yang berkualitas tinggi, menggabungkannya dengan pasar modal terkemuka dan product experties.

"Bisnis baru ini mengintegrasikan Citi Private Bank dan Consumer Wealth Organization, termasuk International Personal Bank, ke dalam satu platform yang akan melayani klien dari tingkat kekayaan individu sampai ke tingkat kekayaan bisnis keluarga yang sangat tinggi.

"Yang penting, kami juga menuju pada peluang adanya kekayaan dari posisi yang kuat di kawasan ini - Citi sudah menjadi  salah satu dari tiga teratas pengelola kekayaan di Asia dengan lebih dari US $ 300 miliar  klien AUM.

"Kami memiliki Wealth Managament Hubs di Singapura dan Hong Kong yang akan memberikan pelayanan sebagai pusat untuk menumbuhkan bisnis di seluruh wilayah. Strategi hub CGW akan dilengkapi dengan kemampuan digital terkemuka kami. Ini penting karena kami menganggap klien kami sebagai individu yang memiliki ambisi untuk mengakses produk dan solusi terbaik yang semakin memperhatikan tentang dari mana produk itu dikirim.

"Citi juga merupakan bank paling global di dunia - bank kami memiliki operasional di hampir 100 negara. Ini lebih penting dari sebelumnya karena perspektif global ini semakin menjadi keunggulan kompetitif seperti ketika kami membahas wealth oppurtunity di seluruh dunia dengan klien kami. Percakapan kami dengan klien Asia semakin global.

"Kami juga memiliki bisnis kelembagaan terkemuka di kawasan ini - mulai dari FX, lindung nilai, hingga pasar modal, dan peluang M&A. Dengan menyatukan yang terbaik dari kemampuan kelembagaan dan ritel kami di bawah CGW, kami diposisikan secara unik untuk membangun bisnis Wealth Management terintegrasi terkemuka yang akan melayani klien dengan baik di sepanjang jaringan yang kami miliki. Melalui teknologi dan strategi, kami bercita-cita untuk memperkenalkan solusi ini kepada klien kami karena mereka meningkatkan kekayaan mereka dari waktu ke waktu."

Betapa pentingnya Asia dalam mendukung ambisi kekayaan global Citi?

"Kami melihat peluang luar biasa di Asia, khususnya di Cina dan di seluruh wilayah lain. Kekayaan di Asia, dalam 20 tahun terakhir, naik dari $ 5,1t menjadi $ 42t, tidak termasuk Jepang. Tetapi perubahan lain terjadi pada saat yang sama karena semua kekayaan pribadi ini terus meningkat. Kami akan mengamati, selama beberapa tahun ke depan, perubahan yang berasal dari kebutuhan dekumulasi, algoritma kustomisasi massa, teknologi interaksi jarak jauh klien-bankir, kustomisasi portofolio, dan banyak lagi.

"Kita semua tahu bahwa aset kekayaan global akan terus tumbuh; negara berkembang akan tumbuh lebih cepat daripada pasar dalam jangka panjang; dan segmen Kekayaan Bersih yang Tinggi dan Kekayaan Bersih Ultra Tinggi akan terus berkembang secara dramatis di seluruh wilayah — dan kami ingin menjadi bagian dari perjalanan itu. Kami dapat tumbuh bersama klien kami; dapat memberi mereka semua produk dan layanan perbankan yang mereka butuhkan di sepanjang jalan.

"Di wilayah ini, kekayaan pribadi terus tumbuh dengan cepat, dinamika demografis tetap menguntungkan, termasuk meningkatnya tingkat kewirausahaan. Faktor-faktor ini, dikombinasikan dengan beberapa faktor lain yang mengarah pada peningkatan permintaan untuk layanan pengelolaan kekayaan, yang kami harapkan dapat kami lakukan dengan penawaran global kami yang berbeda.

Apa perbedaan Citi dengan bank lainnya di tengah kompetisi yang tinggi?

"Kami menempatkan kekuatan penuh perusahaan dalam upaya memenangkan persaingan. Ini semua tentang mengintegrasikan platform kami dan menyelesaikan kesenjangan yang ada. Kami ingin membuat platform terintegrasi yang akan melayani semua klien pengelolaan kekayaan kami, memberikan kemampuan khusus bagi kekayaan individu dan kekayaan keluarga yang sangat tinggi.

"Kami memiliki beberapa komponen yang membedakan kami dari pesaing kami, dan komponen-komponen ini disatukan dengan tujuan dapat menghasilkan penawaran berbeda yang kami harapkan selaras dengan segmen klien kami. Jejak global kami, layanan perbankan dan pinjaman yang luas, keahlian pasar modal kelas dunia, kemampuan digital, kemampuan penelitian dan konten, arsitektur terbuka, basis talenta dan merek aspirasional adalah beberapa komponen ini. Kami dapat menawarkan semuanya di bawah satu proposisi nilai yang berbeda.

"Kami telah merencanakan untuk menggabungkan kemampuan kami, memastikan mereka menerima disetiap segmen yang ada sehingga setiap klien dapat memiliki akses terbaik yang tersedia, dengan cara yang relevan dan bermakna yang mendukung kebutuhan mereka dan membedakan kami dari pesaing."

Bisakah Anda menjelaskan tentang rencana dan target perekrutan Citi untuk CGW?

"Pada tahun 2025, kami ingin menambah 2.300 profesional, termasuk 1.100 relationship manager dan bankir swasta, serta berinvestasi dalam teknologi inovatif untuk mendukung pertumbuhan - banyak dari ini akan melintasi Hong Kong dan Singapura. Kami telah merekrut beberapa ratus pada tahun 2021 dan bakat baru semakin tertarik pada proposisi nilai kami di samping ambisi kami.

"Kami juga ingin menambahkan lebih dari US $ 150b AUM di seluruh waralaba Asia Pasifik pada tahun 2025 dan selanjutnya memperluas posisi kepemimpinan kami di wilayah tersebut.

"Kami memiliki tujuan yang sangat spesifik yang pada akhirnya akan menghasilkan solusi hebat untuk membantu klien kami tumbuh dan mencapai tujuan keuangan mereka. Kami sedang membangun rencana dengan tonggak nyata di seluruh teknologi, digitalisasi, penyederhanaan, dan kontrol yang kuat.

Follow the links for more news on

UNO Digital Bank menargetkan menjadi bank virtual terdepan di Filipina

CEO Manish Bhai mengatakan mereka ingin menjadi yang pertama dalam memenuhi kebutuhan keuangan nasabah Filipina.

DBS Hong Kong pamerkan seragam baru untuk merepresentasikan cabang yang lebih hijau

Bank membuat pernyataan tentang masa depan bukan melalui produk baru, tetapi dengan seragam.

Sektor keuangan dan perbankan Indonesia merupakan industri kedua yang paling banyak mendapat serangan siber

Lembaga keuangan diserang tiga kali lipat dari rata-rata global setiap minggu.

Investasi fintech Indonesia mencapai rekor tertinggi di semester pertama

Payment gateway Xendit mengumpulkan $300 juta dalam pendanaan Seri D untuk membantu menaikkan angka.

Thailand mengejar ketertinggalan keuangan hijau global

Bank menyerukan legislator untuk mengenakan pajak karbon dan tujuan taksonomi bersama.

DBS menunjuk Lim Chu Chong sebagai presiden direktur DBS Indonesia

Lim saat ini menjabat sebagai COO Institutional Banking Group DBS.

Home Credit Indonesia menyepakati pinjaman terkait ESG senilai $10 juta dengan Deutsche Bank

Pinjaman tersebut akan digunakan untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan.

Data adalah kutukan sekaligus anugerah dalam upaya mengatasi kesenjangan investasi yang berkelanjutan

Menggunakan alat ini dengan cara yang benar adalah kunci untuk mendorong dan memenuhi tujuan ESG, kata Sisca Margaretta dari Experian.

LINE Bank Indonesia meluncurkan dua pinjaman digital baru

Pinjaman ini memiliki opsi pembayaran yang fleksibel.