, Indonesia
Eko Herwantoro via Unsplash.

Kinerja laba perbankan Indonesia yang solid menutupi pelebaran kesenjangan kredit

Terdapat pula jurang antara pertumbuhan pinjaman bank yang tinggi dan pertumbuhan pendapatan bunga yang rendah.

Ketahanan laba bank-bank Indonesia menutupi kesenjangan yang kian melebar dalam penyaluran kredit, menurut UOB Kay Hian.

Pertumbuhan kredit semakin banyak didorong oleh korporasi besar dan badan usaha milik negara (BUMN), sementara permintaan dari segmen ritel serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap lesu, kata analis UOBKH, Posmarito Pakpahan.

Meski pertumbuhan kredit headline mencapai 24,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) di Bank Negara Indonesia (BNI) dan 20,6% YoY di Bank Mandiri, pertumbuhan kredit UMKM dan rumah tangga di tingkat industri secara keseluruhan hanya sebesar 0,6% YoY dan 3,4% YoY, menurut UOBKH.

Pendapatan berbasis komisi (fee income) yang kuat, pengendalian biaya yang disiplin, dan tren pencadangan (provisioning) yang jinak membantu bank-bank besar membukukan laba yang tangguh pada kuartal II 2026, kata Pakpahan, berdasarkan pertemuan UOBKH dengan Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Pertemuan-pertemuan tersebut mengungkap masih lemahnya permintaan kredit di luar segmen korporasi, serta meningkatnya tekanan biaya dana.

Terdapat pula kesenjangan yang melebar antara pertumbuhan kredit dan pertumbuhan pendapatan bunga kredit di bank-bank besar. Sebagai contoh, pertumbuhan kredit Bank Mandiri mencapai 20,6% pada kuartal II, namun pertumbuhan pendapatan bunganya hanya 5,8%. BNI (24,5% berbanding 15,6%) dan BRI (11% berbanding 0,1%) menunjukkan pola serupa.

Bank-bank menghadapi tekanan biaya dana pada paruh kedua 2026, seiring melemahnya kualitas pendanaan, kata Pakpahan.

"Meski laba [kuartal II 2026] diperkirakan tetap tangguh, kami memperkirakan dampak dari pengetatan likuiditas dan kenaikan biaya dana akan semakin terlihat mulai [paruh kedua 2026] dan seterusnya," kata Pakpahan.

Bagaimana Bank-Bank memperkuat pondasi terhadap guncangan harga minyak?

Bank-bank asal China kemungkinan besar akan menanggung dampak paling besar.

Kerangka pembayaran SWIFT targetkan kejelasan biaya dan penelusuran transaksi yang lebih cepat

Lebih dari 50 bank mendukung perubahan yang memanfaatkan sistem yang sudah ada.

Bank-bank Jepang taruh miliaran dolar untuk dorong pertumbuhan keuangan dan teknologi India

GFTN menggandeng kedua belah pihak dalam bidang talenta, teknologi, dan akses pasar.

Dompet digital dan AI agentic dorong percepatan pembayaran

Fokusnya tertuju pada sistem agentic yang dapat bertindak atas nama pengguna.

Kinerja laba perbankan Indonesia yang solid menutupi pelebaran kesenjangan kredit

Terdapat pula jurang antara pertumbuhan pinjaman bank yang tinggi dan pertumbuhan pendapatan bunga yang rendah.

BTN perluas bisnis melampaui KPR ke ranah perbankan ritel

Wealth management menjadi bagian kunci dari transformasi ini.

Maybank Indonesia beralih ke strategi kredit yang lebih selektif

Bank yang tercatat di bursa ini ingin memastikan pertumbuhan tetap disiplin dan tangguh.

Bank dan perusahaan asuransi ubah strategi aplikasi demi menjawab kebutuhan nyata pengguna

OCBC, Astra Life, BTN, dan ACA kini lebih menekankan kegunaan dan relevansi dibanding ambisi menjadi super app.

Kepercayaan kredit di Filipina tertahan di tengah kekhawatiran fraud

Nasabah menilai kartu kredit dan pinjaman pribadi sebagai produk berisiko.